Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau Tahun 2026 Desa Kelapapati menyelenggarakan...
Dalam upaya mendukung transformasi digital sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 melaksanakan program Digitalisasi UMKM melalui Pembuatan dan Pencetakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Desa Kelapapati, Kecamatan Bengkalis. Kegiatan ini berlangsung selama sepuluh hari, mulai 1 hingga 10 Juli 2026, dengan sasaran pelaku UMKM yang berada di wilayah Kelapapati Laut, Kelapapati Darat, dan Kelapapati Tengah.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi digital pada sektor UMKM melalui penyediaan sistem pembayaran non-tunai yang lebih praktis, aman, dan efisien. Dengan adanya QRIS, pelaku usaha diharapkan mampu memberikan kemudahan bertransaksi kepada pelanggan sekaligus meningkatkan daya saing usaha di era digital.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB, kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Pada tahap awal, mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 melakukan survei lapangan dengan mendatangi langsung lokasi-lokasi usaha di wilayah Kelapapati Laut, Kelapapati Darat, dan Kelapapati Tengah. Survei dilakukan untuk mendata pelaku UMKM yang belum memiliki fasilitas pembayaran digital sekaligus memberikan sosialisasi mengenai manfaat penggunaan QRIS dalam mendukung aktivitas usaha.
Setelah proses pendataan selesai, mahasiswa melakukan pencatatan identitas pelaku UMKM yang bersedia mengikuti program digitalisasi. Selanjutnya, proses pendaftaran QRIS dilakukan melalui aplikasi DANA Bisnis sesuai dengan persyaratan yang berlaku. Mahasiswa turut mendampingi pelaku usaha selama proses pendaftaran agar seluruh data yang dibutuhkan dapat dilengkapi dengan benar sehingga pengajuan QRIS dapat diproses tanpa kendala.
Setelah pengajuan disetujui dan barcode QRIS diterbitkan, mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 melanjutkan proses pencetakan QRIS menggunakan desain yang telah disiapkan. QRIS yang telah dicetak kemudian dilaminasi agar lebih rapi, tahan lama, dan mudah dipasang pada lokasi usaha. Tahap akhir kegiatan adalah penyerahan QRIS secara langsung kepada masing-masing pelaku UMKM disertai penjelasan mengenai cara penggunaan, manfaat, serta pentingnya menjaga keamanan transaksi digital.
Program digitalisasi ini mendapat sambutan yang baik dari para pelaku UMKM karena dinilai mampu memberikan kemudahan dalam menerima pembayaran secara non-tunai tanpa perlu menyediakan uang kembalian. Selain itu, penggunaan QRIS juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau lebih banyak konsumen yang telah terbiasa menggunakan metode pembayaran digital.
Melalui program ini, Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 berharap digitalisasi pembayaran tidak hanya menjadi inovasi sesaat, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem UMKM Desa Kelapapati yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku UMKM diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing di era digital.
Bagikan postingan ini :
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau Tahun 2026 Desa Kelapapati menyelenggarakan...